Kamis, 17 September 2009,masyarakat Indonesia dikejutkan dengan berita penggerebekan Tim Detasemen Khusus (Densus 88) di daerah Mojosoma Solo Jawa Tengah.Noordin bersama tersangka teroris lainya diduga berada di salah satu rumah yang baru saja disewanya bersama empat rekannya.
Penggerebekan sebenarnya sudah dilakukan sejak Rabu dini hari.Semua Jalan yang masuk ke wilayah tersebut diblokir oleh aparat.Aliran listrik sengaja dipadamkan sehingga membuat suasana malam menjadi gelap gulita.
Sejak dinihari,sudah terjadi baku tembak antara Tim Densus 88 dengan tersangka teroris.Dalam baku tembak tersebut,4 tersangka dinyatakan tewas.Salah satu diantaranya diduga kuat adalah Noordin M Top.Sementara itu,satu aparat terluka di bagian lengan terkena tembakan.
Selain empat tersangka dinyatakan tewas,di dalam rumah juga ditemukan beberapa bom rakitan yang diduga masih aktif,beberapa pucuk senapan laras panjang,serta bahan peledak lainnya.Hingga sore ini,polisi masih menyelidiki kasus ini.Jenazah diterbangkan ke Jakarta untuk diautopsi guna memastikan identisas para tersangka.